Selamat Datang

di Website Resmi Kecamatan Magelang Utara

Penyuluhan Pencegahan Peredaran, Penggunaan Minuman Keras dan Narkotika

 14 Februari 2018 bertempat di Aula Kantor Kecamatan Magelang Utara, dilaksanakan penyuluhan pencegahan narkoba dan minuman keras yang ditujukan kepada pada pelajar yang ada di wilayah Kecamatan Magelang Utara, agar tidak dapat terpengaruh dan terjerumus ke dalam jeratan narkoba, yang saat ini terus meningkat baik jumlah penggunanya maupun pengedarnya khususnya di kalangan remaja.

 

 

Acara yang dibuka secara langsung oleh Camat Magelang Utara Drs. Priyono, menghadirkan peserta yang terdiri dari 50 orang perwakilan siswa - siswi SMU dan SMK di wilayah Kecamatan Magelang Utara, yang mendapatkan materi dari dua narasumber Drs..H.M Mansyur Siraj,M.Ag Ketua BASNAZ Kota Magelang ,dan AKP Linggar Kumoro Kanit Binmas Polsek Magelang Utara. dengan harapan dapat memberikan  masukan yang positif kepada para pelajar akibat dari penggunaan dan penyalahgunaan narkoba baik dari sudut pandang agama maupun dari sudut pandang hukum yang berlaku.

Penyuluhan ini sangat penting, karena melihat kondisi Negara Indonesia saat ini yang menjadi pasar yang besar bagi peredaran narkoba. Karena berdasarkan data dari BNN

Di Tahun 2014            :    ± 4 juta jiwa pengguna narkoba

12.044 meninggal akibat penyalahgunaan narkotika

Di Tahun 2015            :    4.098.029 orang pengguna narkoba, yang terdiri dari 

 -   1.599.836   orang coba pakai 

 -   1.511.053   orang teratur pakai 

 -         68.902   orang pecandu suntik 

 -       918.256   orang pecandu non suntik

 

Selain memberikan penyuluhan, dalam kesempatan ini juga dideklarasikan gerakan anti narkoba khususnya di kalangan pelajar di wilayah Kecamatan Magelang Utara.

 

 

 

 

 

Sarasehan RKPD Tahun 2019

Kamis 14 Desember 2017, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Magelang Utara, dilaksanakan acara Sarasehan Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2019. Kegiatan yang menjadi dasar atau pedoman dari pelaksanaan kegiatan Musrenbang tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2018 di tiap - tiap Kelurahan dan Kecamatan di Kota Magelang. Acara yang dibuka langsung oleh Camat Magelang Utara Drs. Priyono, menghadirkan dua narasumber yaitu Sekretaris Bappeda Kota Magelang Drs. Bowo Adrianto, MT dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Magelang Edi Sumartono, ST.

Sedangkan yang menjadi peserta sarasehan terdiri dari Lurah se OPD Kecamatan Magelang Utara, Kasie Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat se OPD Kecamatan Magelang Utara, perwakilan LPM Kelurahan di Kecamatan Magelang Utara dan Ketua RW se Kecamatan Magelang Utara.

Dalam kesempatan ini, dihasilkan beberapa point penting yang akan menjadi prioritas dalam persiapan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan ( Musrenbang ) di Kota Magelang, antara lain ;

  1.     Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2018, Yang Merupakan Arah Kebijakan 2019 Adalah: Produktif Bersama Mitra, dimana menitikberatkan pada partisipasi para pelaku usaha untuk dapat mendukung dalam penyelenggaraan lapangan usaha dan kegiatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan di Kota Magelang, baik melalui kemudahan investasi, regulasi, maupun melalui program CSR.

2.       Program unggulan 2019, antara lain ;

§  Program peningkatan kualitas sumber daya pemerintah;

§  Program peningkatan daya saing daerah;

§  Program kota cerdas;

§  Program pemerintahan responsif dan partisipasif;

§  Program pelayanan kesejahteraan sosial dan penurunan kemiskinan;

§  Program pembangunan berwawasan lingkungan aman, sehat, berkelanjutan;

§  Program penguatan pertumbuhan ekonomi;

§  Program perluasan peluang kerja dalam bidang pelayanan jasa perekonomian, jasa kesehatan dan jasa pendidikan;

§  Program masyarakat religius menuju masyarakat madani

 

3.       Untuk RKPD Kota Magelang Tahun 2019 INDIKATOR KINERJA DAN TARGET KINERJA adalah ;

NO

INDIKATOR KINERJA

TARGET  REALISASI

FOKUS KESEJAHTERAAN DAN PEMERATAAN EKONOMI

1.

Pertumbuhan ekonomi

5,11 % ± 0,25 %

2.

PDRB perkapita

74.314.414,01

3.

Laju inflasi

2,93 % - 4,51 %

4.

Indeks GINI

0,341 - -,3489

5.

Indeks WILLIAMSON

0,0653

FOKUS KESEJAHTERAAN SOSIAL

1.

Tingkat kemiskinan / angka kemiskinan

6,65 % - 6,90 %

2.

Indeks pembangunan manusia

77,61

 

a.       Rata – rata lama sekolah

10,50 tahun

 

b.      Harapan lama sekolah

13,82 tahun

 

c.       Angka harapan hidup

76,8  tahun

 

d.      Pengeluaran per kapita

11.478.710

3.

Indeks pembangunan gender

96,08

4.

Indeks pemberdayaan gender

86,3

5.

Tingkat penggangguran terbuka

5,5 % - 5 %

6.

Angka pertumbuhan penduduk

0,199 %

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  

4.    Sesuai dengan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) yang telah disusun oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Magelang, dimana fokus pembangunan dititik beratkan pada pembangunan infrastruktur permukiman yang antara lain

a.    Akses air bersih, dimana kawasan yang belum terjangkau atau mendapat akses dan terlayani  air bersih   ± 15 %  dari total wilayah Kota Magelang

b.   Kawasan kumuh, walaupun sudah ada penurunan dari total 127 ha menjadi  87,77 ha kawasan kumuh di Kota Magelang, akan tetapi untuk wilayah Kecamatan Magelang Utara, khususnya di Kelurahan Wates mengalami kenaikan dari 6,6 ha menjadi 13,15 ha.

c.  Sanitasi, rencana pembangunan MCK Umum di wilayah yang kondisinya lahannya terbatas, maupun yang status tanahnya milik instansi pemerintah yang           lain.

d. Rumah Tidak Layak Huni, dengan berusaha untuk meningkatkan dana bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah maupun dari program CSR pelaku usaha. 

KARNAVAL PEMBANGUNAN 2017

 Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-72 Tahun 2017, Pemerintah Kota Magelang mengadakan karnaval pembangunan yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 26 Agustus 2017. Diikuti oleh ± 150 peserta karnaval dari seluruh lingkup pemerintahan di Kota Magelang, yang menampilkan berbagai mobil hias, marching band, kesenian daerah, maupun peragaan busana kontemporer. Acara dimulai pukul 13.00 WIB, mengambil start dari Lapangan Rindam IV Diponegoro hingga finish di Tugu Adipura kawasan Shoping Kota Magelang. 

                      

 

 Selain disaksikan oleh Walikota Magelang dan Pejabat Muspika para tamu undangan di panggung kehormatan, warga masyarakat dari Kota Magelang dan sekitarnya turut tumpah ruah berdesakan di sepanjang jalan rute karnaval untuk menyaksikan kemeriahan karnaval pembangunan kali ini.  

  Kecamatan Magelang Utara ikut berpatisipasi dalam karnaval pembangunan kali ini dan mendapat nomor peserta 75, dengan menampilkan kereta garuda. Dengan makna bahwa burung Garuda sebagai Lambang Negara dimana didalamnya terdapat Pancasila sebagai landasan, motor dan harus dikedepankan dalam melaksanakan kereta pembangunan khususnya di Kota Magelang, agar bisa tecapai masyarakat yang adil dan sejahtera.

                                                                

Segenap karyawan - karyawati Kecamatan Magelang Utara dengan mengenakan pakaian adat Jawa, ikut mengiringi kereta garuda tersebut, dengan makna bahwa saat melaksanakan tugas dan kewajibannya dalam proses pembangunan tanpa harus meninggalkan jatidiri dan identitas kita sebagai bangsa.

Lomba Rebana Antar Kelurahan se Kecamatan Magelang Utara

 Setelah di tahun sebelumnya Program Pengelolaan Keberagaman Budaya dalam Kegiatan Pengembangan Kesenian dan Kebudayaan Daerah diwujudkan dalam Lomba Keroncong antar Kelurahan se Kecamatan Magelang Utara, maka di tahun 2017 program dan kegiatan tersebut diwujudkan dalam Lomba Rebana antar Kelurahan se Kecamatan Magelang Utara. Selain bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antar grup rebana, juga untuk dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah antar warga, serta sejalan dengan salah satu visi dan misi Pemerintah Kota Magelang untuk  menjadi Kota yang Religius.                                                                    

 

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kramat Utara, pada hari Sabtu tanggal 7 Oktober 2017 acara dibuka langsung secara simbolis dengan pemukulan rebana  oleh Camat Magelang Utara Drs. Priyono, dan dihadiri oleh Lurah se Kecamatan Magelang Utara, Bagian Kesra Kota Magelang, UPTD Pendidikan Kecamatan Magelang Utara, serta para peserta lomba rebana.

Hal-hal yang menjadi kriteria penilaian lomba antara lain ;

- vocal                                  

- kekompakan

- arransemen musik

- kerapian / keserasian

Dengan lagu wajib         : Sholawat Badar

Sedangkan lagu pilihan : Magadir, Kun Anta, Bismillah, Ya Badrotin, Sholi Wassalimda

                                                               

Tampil sebagai juara Lomba Rebana kali ini ;

- juara I   Al Hidayah               Kelurahan Kramat Utara

- juara II  Al Abror                   Kelurahan Kedungsari

- juara III Nurul Abror              Kelurahan Wates

 

 

UPACARA BENDERA PERINGATAN HUT KEMERDEKAAN RI KE – 72

 Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Magelang Utara,upacara bendera peringatan  HUT Proklamasi Kemerdekaan RI KE-72 dilaksanakan, dihadiri dan diikuti oleh seluruh karyawan karyawati di lingkup OPD Kecamatan Magelang Utara, Puskesmas Magelang Utara, Dinas Tenaga Kerja Kota Magelang. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Magelang Utara Drs. Priyono, Kasi Trantib dan Linmas Kecamatan Utara Magelang Bambang Riyanto,S.Sos sebagai Komandan Upacara, sedangkan untuk pengibar bendera Yahya Kamal, A.Md, dari Kelurahan Kramat Utara, Miftachul Huda, A.Md dari Kelurahan Kramat Selatan, Kris Setijanto dari Kelurahan Wates.                         

 

Dalam amanatnya, Camat Magelang Utara Drs. Priyono  membacakan sambutan dari  Gubernur Jawa Tengah  H. Ganjar Pranowo, SH. M.IP yang menekankan betapa pentingnya untuk selalu menjaga dan meningkatkan persatuan, kebersamaan dan gotong royong. Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, begitu banyak ancaman dan tantangan yang harus dihadapi dan seringkali mengancam keutuhan NKRI. Perbedaan dan keberagaman jangan menjadi sebagai pembeda atau pemisah, tapi harus bisa menjadi suatu kekuatan yang bisa mendorong dan menjadikan pembangunan bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta apa yang dicita –citakan dan diperjuangkan oleh para pahlawan dulu dapat segera tercapai.